Hutang 2 M Lunas dalam 6 Bulan berkat Pemasaran Sepuluh Kotak Biru

Hutang 2 M Lunas dalam 6 Bulan berkat Pemasaran Sepuluh Kotak Biru

September 20, 2021 15 By Ibnu Said

Ketika bisnis semakin memburuk, dan Digital Marketing yang saya coba tidak bisa menapak kan langkah pertama nya, sebuah website yang memiliki fitur Pemasaran Sepuluh Kotak Biru, memberikan secercah harapan baru.

Tidak hanya menyelamatkan bisnis dari Kebangkrutan, website buatan Digime Bay ini membawa usaha saya ke level yang lebih tinggi.

Laba bersih yang sebelum nya hanya sisa beberapa juta untuk menutup kebutuhan sehari- hari saya dan keluarga, kini naik secara drastis menjadi ratusan juta per bulan nya.

Saya yang sebelum nya terlilit hutang sebesar 2 Miliar, kini lunas dalam kurun waktu setengah tahun. Meskipun saya bukan orang yang melakukan pembukuan arus kas tiap bulan, tapi bisa di simpulkan sendiri bahwa; penghasilan bisnis saya selama 6 bulan, jauh lebih besar daripada hutang tersebut. Karena saya berhasil menutup nya.

Peningkatan penjualan ini terjadi, karena bertambahnya calon pembeli yang saya dapatkan. Dan para pelanggan baru yang muncul tersebut, hanya berasal dari satu jalur; yaitu dari website buatan Digime Bay yang pernah saya pesan.

 

Awal Mula

Pasion dalam Digital Marketing

Saya memang sudah tertarik dengan Digital Marketing sejak lama. Pada kesempatan ketika memulai bisnis pertama kali, saya langsung mencoba mempraktikan nya.

Pastinya, sebuah website mutlak dibutuhkan untuk menjalankan pemasaran melalui media digital ini. Tapi, entah mengapa, hanya tentang ‘website’ saja, memunculkan masalah yang tidak ada habis nya.

Bisa dikatakan, kala itu, saya sama sekali belum pernah melangkah lebih lanjut. Hal ini karena, selalu ada masalah pada website yang saya pesan.

Meski pada akhirnya, saya tidak pernah memiliki kesempatan untuk mempraktekan Digital Marketing tersebut. Alasan nya karena sudah tergantikan secara otomatis dengan teknik Pemasaran Sepuluh Kotak Biru.

Pengalaman Menggunakan Jasa Pembuatan Website lain

Terhitung sudah 3 kali saya memesan sebuah website. Ketiga penyedia jasa tersebut, hampir semua nya meminta upgrade agar website bisa di akses dan mendapatkan banyak pelanggan.

Setelah upgrade dengan membayar sekian juta pun, pelanggan masih tidak ada yang datang. Cerita selengkapnya, akan saya tuliskan nanti di pertengahan artikel.

Jasa keempat (dan yang terakhir) yang saya gunakan adalah sebuah website yang memiliki teknik Pemasaran Sepuluh Kotak Biru di dalam nya. Dari sini, baru lah bisnis saya bisa bertransformasi, dari jasa ritel (eceran) menjadi penyalur agen besar. Peningkatan penjualan nya sangat signifikan sekali.

Prinsip Hidup Saya

Tiga kali saya memulai bisnis yang berbeda, tiga kali pula saya memesan jasa web untuk setiap bisnis saya. Dan selama tiga kali itu, tidak ada sama sekali yang memberikan pelayanan yang transparan.

Saya hidup, sangat menjunjung tinggi kejujuran. Jika ada pihak atau orang yang berbohong sekali, sangat sulit sekali bagi saya untuk mempercayai mereka kembali untuk kedua kali nya.

Jasa web pertama yang saya pakai, telah memperlihatkan ketidakjujuran nya secara terang- terangan. Jasa web kedua dan ketiga, juga hampir sama. Kejadian ini memberikan saya pengalaman berharga dalam membangun bisnis di masa mendatang.

Penyedia layanan yang tidak memiliki fitur Pemasaran Sepuluh Kotak Biru yang bohong

Penyedia layanan lain bohong

 

Awal Karir di dunia bisnis

Pertama kali saya memesan jasa website harga Rp. 500 ribu an

Bisnis pertama yang saya garap adalah bisnis kecap. Rencana awal memang hendak saya pasarkan melalui website. Tapi, keinginan  tersebut harus saya tahan sampai akhir bulan (setelah gajian). Hal ini karena semua modal sudah habis untuk produksi.

Setelah menunggu sebulan lama nya, akhir nya gaji pun keluar. Saya kemudian memesan website dengan harga 500 ribu an (Ada loh, cek saja di Google dan Tokopedia). Sempat heran, kok ada ya harga website sangat murah seperti itu.

Jasa Web tanpa Pemasaran Sepuluh Kotak Biru dengan harga 500 ribu

Jasa Web 500 ribu (yang bohong)

Ada resiko tersembunyi dari website yang harga nya murah

Tapi, saya kemudian melihat curhatan di sosial media dari orang- orang yang sudah pernah membeli web dengan harga 1-2 juta an. Hasil nya buruk. Pelanggan kabur. Saya pikir ‘Wah, lalu bagaimana ya dengan website saya yang harga nya hanya 500 ribu ini?’.

Setelah saya cek, ternyata benar. Website tersebut tidak bisa di akses. Saya tanya kepada penyedia jasa nya, dan mereka ingin saya membayar upgrade karena ‘resource’ web nya sudah mencapai batasan.

Nah, ini nih. Terjawab sudah pertanyaan saya. Website harga murah meriah ini hanya sebagai pancingan saja. Keuntungan mereka dapatkan ketika ada upgrade seperti ini. Harus nya saya sadar di awal, bahwa ada harga, ada kualitas juga.

 

Pengalaman Memesan Website Kedua

Memulai Bisnis Baru Kembali

Berhubung ketika itu saya berfikir, bahwa bisnis pengemasan kecap saya tersebut memang produk nya tidak bagus, saya berencana pindah ke bisnis lain nya. Website pertama pun saya tinggalkan karena bisnis nya juga sudah tutup.

Bisnis kedua adalah kacang atom, yang memang di produksi oleh istri saya sendiri. Saya sudah pesan kemasan, membuat logo, mendokumentasikan racikan bahan baku, dan siap dipasarkan.

Memilih Jasa Web dengan harga 2 juta

Kali kedua ini, saya masih belum tahu tentang Pemasaran Sepuluh Kotak Biru. Untuk menghindari kesalahan yang sama, pada kali kedua memesan web ini, saya membeli web dengan harga 2 juta an. Berharap tidak ada masalah yang muncul.

Namun, ternyata masalah masih muncul juga. Kali ini, website saya diserang BOT atau kunjungan ‘bukan-orang’ secara bertubi- tubi. Untuk menyelesaikan nya, saya harus membeli Add-ons maintenance sebesar 4 juta rupiah, agar website di perbaiki.

Singkat cerita, saya tidak mau membeli layanan tambahan tersebut. Karena bagi saya, biaya segitu lumayan mahal. Akhirnya, saya biarkan rusak saja. Gak peduli !. Masa harga layanan tambahan lebih tinggi dari harga utama.

 

Pengalaman Memesan Website Ketiga

Di kali ketiga ini, saya sebenarnya sudah tahu tentang Pemasaran Sepuluh Kotak Biru dan perusahaan Digime Bay. Namun, entah karena alasan apa, dulu saya tidak memesan Jasa Pembuatan Website mereka.

Website ketiga, masih saya pesan dari salah satu penyedia layanan yang saya dapatkan di Google. Dua bulan menggunakan website yang ketiga ini, semua tampak lancar saja.

Tapi, pada akhirnya juga, saya meninggalkan website ketiga ini. Alasan nya, karena ketidakpuasan tentang nama domain yang mereka pilihkan.

Pemilihan Nama Domain tidak memiliki estetika

Memang, saya meminta penyedia layanan tersebut untuk memilih kan nama domain yang bagus. Dan saya tidak bisa menyalahkan mereka, karena saya sendiri telah menyetujui nya di awal.

Tapi, jika Anda mendapat nama domain seperti ini: http://jual-kacang-atom-enak-lezat.com, apakah Anda merasa puas?. Dulu ketika masih tidak tahu, saya pun merasa tidak masalah menggunakan nama domain semacam itu.

Tetapi, setelah baca- baca artikel di internet, ternyata nama domain itu sangat penting bagi bisnis dan visibilitas website. Nama domain itu harus singkat, mudah di ingat, dan harus menghindari tanda – (strip).

Website Saya ternyata dibuat oleh orang yang tidak memiliki keahlian

Setelah menanyakan lebih lanjut, mereka mengakui jika yang mengerjakan website saya tersebut adalah karyawan baru. Dia lulusan bahasa dan sastra.

Dalam hati saya mengatakan “Lah, lulusan bahasa kok ditempatkan di bagian pembuatan website. Hasil nya sudah pasti tidak karuan !. Mengapa penyedia layanan yang terkenal besar seperti ini tidak memiliki SDM yang mumpuni?”.

Sebuah Website tidak seharusnya menimbulkan masalah pelik

Harusnya, dalam sebuah bisnis, website adalah hal sekunder. Hal utama nya adalah produk yang bagus. Website hanya sebagai penampil ‘company profil’ saja.

Meski begitu -dalam kasus saya, hanya karena website, masalah yang saya hadapi terkesan sangat banyak. Saya ingin fokus ke pengembangan produk, bukan masalah website seperti ini !.

 

Website Terakhir dari Digime Bay

Kebingungan karena terlalu banyak kekecewaan yang di dapat

Setelah kecewa sebanyak 3 kali berturut- turut dengan jasa pembuatan website yang sebelum nya, saya merasa kebingungan. Bagai kerakap tumbuh diatas batu, mati segan, hidup pun tak mau.

Mau pesan website di mana saja, masih trauma. Karena semua jasa yang saya pakai sebelum nya, hasil yang buruk. Seakan terkena ‘penipuan tidak langsung’, karena ada nya biaya tersembunyi dari mereka.

Pertama kali mengetahui Digime Bay

Tiga bulan saya berada dalam kebimbangan ini. Lalu kemudian, saya melihat ada banyak komentar di YouTube, yang menyarankan orang menggunakan teknik Pemasaran Sepuluh Kotak Biru.

Setelah menelusuri lebih lanjut, kalau tidak salah ingat, saya menemukan artikel di CNN Indonesia, yang membahas mengenai teknik marketing tersebut, dan juga perusahaan Digime Bay sebagai vendor penyedia layanan nya.

Saya masih diliputi keraguan. Soal nya, jasa website yang saya pesan sebelum nya pun, banyak mengklaim memberikan fitur yang hebat. Tapi kenyataan nya berbanding terbalik dengan apa yang mereka tuliskan.

Tidak ada pilihan lain, karena website adalah hal wajib yang harus dimiliki

Berhubung website adalah hal wajib yang harus dimiliki oleh sebuah bisnis, maka mau tidak mau, saya pasti harus memesan nya. Dan ini adalah kali pertama saya memilih penyedia layanan website, tanpa melihat deskripsi layanan mereka. Hanya berbekal referensi dari komentar netizen dan artikel dari situs ternama.

Dimana ternyata benar !. Review dari orang lain, memang lebih bisa dipercaya daripada kalimat manis yang dituliskan sendiri oleh penyedia layanan itu.

 

Kebangkitan usaha

Allah SWT memperlihatkan Jalan nya

Yang Maha Kuasa ternyata memberikan hal lain yang lebih baik, setelah beberapa cobaan yang saya lalui. Jasa Pembuatan Website Digime Bay ini, tidak hanya mendatangkan pembeli, tetapi juga mendatangkan agen besar.

Baru saya berencana menjalankan marketing saya sendiri, waktu dan tenaga sudah habis karena banyak nya permintaan yang datang dari website. Saya pun kini berfokus pada bagian operasional, guna meningkatkan kapasitas produksi yang lebih banyak.

Mengingat kembali Jasa Web yang lama

Jika saya ingat, jasa website pertama yang saya pesan itu, janji nya muluk- muluk. Mengklaim bahwa website akan lancar, mudah dapat pembeli, dll. Tapi, hasil nya ‘NOL besar’. Sama saja saya kehilangan uang, karena gak ada keuntungan dari pembeli yang bisa saya dapatkan.

Kalau saya sendiri, sekarang sudah keluar dari pekerjaan saya yang lama, dan berfokus pada bisnis. Karena penjualan yang tinggi, memerlukan spulai SDM yang banyak pula.

Saya kini tidak perlu merencanakan untuk membeli mobil box atau melakukan training kepada salesman baru guna memperluas pemasaran. Website Digime Bay yang dilengkapi dengan Pemasaran Sepuluh Kotak Biru ini, telah memberikan pembeli yang jauh lebih banyak daripada yang saya harapkan ketika itu.